Berbisnis dengan Hati di Power Lunch
"Sebagai entrepreneur, kita baru disebut sukses kalau bisa membuat orang menyukai dan punya connection dengan produk kita."
Begitulah jawaban
Suzy Hutomo, CEO The Body Shop Indonesia, ketika ditanya
Farhan tentang apa arti entrepreneur yang sukses. Tanya jawab ini merupakan bagian dari talkshow
Berbisnis dengan Hati, yang menjadi penutup di acara Power Lunch, 21 Desember lalu. Di samping Suzy, talkshow juga menghadirkan dua pengusaha sukses lain, yakni
Susi Pudjiastuti, presiden direktur PT ASI Pudjiastuti Aviation,
Obin Komara, seniman kain dan pengusaha batik, serta pengamat ekonomi
Dr. Aviliani sebagai pembahas.
Power Lunch, sebuah acara pertemuan dengan para wanita pebisnis, digelar sebagai penutup pogram Wanita Wirausaha BNI-femina 2009, sekaligus untuk memperingati Hari Ibu. Sekitar 200 undangan menghadiri acara di Hotel JW Marriott - Jakarta itu.
Meski digelar cukup singkat, hanya 3 jam, acara berlangsung meriah. Sebelum talkshow, dipaparkan hasil-hasil kegiatan program Wanita Wirausaha selama tahun 2009 oleh
Svida Alisjahbana, CEO Femina Group. Acara lalu berlanjut dengan pemberian hadiah untuk 7 pemenang Lomba Wanita Wirausaha, serta pemberian sertifikat 'kelulusan' bagi 25 peserta Workshop Wanita Wirausaha yang mengikuti lengkap keempat modul.
Vielga, pemilik
Roemah Kebaya, salah satu finalis lomba, termasuk yang merasa senang mengikuti acara itu. "Saya senang sekali dengan Ibu Susi Pudjiastuti. Orangnya cuek, tapi sebenarnya jenius. Banyak orang bilang bisnis itu harus punya business plan terlebih dulu, tapi ternyata mereka bisa sukses tanpa business plan itu. Sebuah contoh yang langka." Hal yang sama diutarakan
Adinindyah, pemilik kerajinan lurik
Lawe, pemenang ketiga. "Semua yang datang ke acara ini seru, orang-orang hebat dan pengalamannya banyak. Saya suka ketiga pembicara talkshow. Mereka benar-benar berbagi dari hatinya, tidak cuma teori saja. 'Kegilaan' mereka sangat inspiratif."
Keduanya berharap semoga program Wanita Wirausaha ini terus dikembangkan lagi di tahun depan.