Kisah Sukses

MONICA SUBIAKTO ROMANTISISME TABRAK MOTIF (3)



Siap Dandani Bayi

Mendengarkan pelanggan menjadi salah satu kekuatan Monica. Karena itu, ketika para pelanggan setianya minta dibuatkan busana dan perlengkapan untuk wanita muslim, di benaknya telah terlukis berbagai sketsa busana dengan sentuhan warna romantis. Produk yang pertama ia pasarkan adalah abaya, diikuti dengan kerudung, bergo (jilbab langsung pakai) untuk naik haji, dan tentunya mukena.

 Apa yang membuat mukena Romantic Cotton berbeda dari mukena lain yang sudah banyak ditemukan di pasaran? “Saya tidak akan pernah memaksa diri membuat produk tertentu, kalau saya tidak yakin bisa membuat sebuah produk yang kualitasnya lebih baik daripada yang sudah ada di pasaran. Itulah mengapa saya memilih bahan katun impor. Saya tak membatasi diri dengan bahan polos, bermotif pun tak masalah,” tutur Monica. Namun, yang pasti Monica tetap menonjolkan warna-warna lembut, kemudian diberi aplikasi bordir, renda, pita, atau payet.

Mukena yang eksklusif ini memerlukan pengerjaan sangat cermat dan teliti. “Mahalnya bahan, tingkat kesulitan produksi, lamanya waktu pengerjaan, membuat biaya produksi untuk satu set mukena pun jadi mahal,” imbuh Monica, yang menerbitkan buku berjudul Aneka Accessories Menarik dari Perca Katun, agar banyak orang terinspirasi membuat aksesori sendiri.

Pertama diperkenalkan kepada publik di Inacraft 2011, Exclusive Mukena by Romantic Cotton ‘terpaksa’ ditawarkan cukup tinggi, yaitu Rp3 juta per set. Monica mengaku, saat itu ia ketakutan setengah mati. Khawatir tak laku, ia hanya menyiapkan 24 set saja. “Ternyata, di luar dugaan, dalam dua hari pertama pameran, mukenanya habis terjual! Ditambah lagi 16 set, pesanan  dari pelanggan yang bersedia menunggu cukup lama untuk diproduksi,” ungkap Monica, yang membatasi jumlah produksi  busana wanita muslim, tidak sebanyak busana  wanita yang lain, karena proses produksinya cukup lama.  
Kini, Romantic Cotton siap membidani inovasi terbarunya, yaitu pakaian bayi dengan bahan cotton lace, semacam brokat dari katun. Bahkan, lengkap dengan aksesori bayi, seperti topi dan sepatu mungil. Monica mengamati, pakaian bayi yang lembut dan nyaman untuk acara resmi, masih terbilang langka di Indonesia. Padahal, angka kelahiran bayi cukup tinggi. “Dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, rasanya masuk akal kalau kami mengambil celah ini,” tutur Monica, yang akan meluncurkan produk barunya pada Inacraft nanti.

Resep Sukses
1. Mulailah mengerjakan sesuatu itu dengan passion. Rasa lelah dan jenuh tidak akan terasa.
2. Jadilah leader, bukan follower. Jangan takut melawan arus.
3. Jangan takut disontek. Kalau produk kita disontek, tandanya pasar mengakui keunggulan kita. Jangan berhenti membuat terobosan baru.
4. Berbisnis dengan hati. Rangkul semua pihak terkait, jangan hanya memikirkan keuntungan sendiri.
5. Jangan pelit berbagi ilmu.
6. Biasakan  pancaindra kita bersentuhan dengan hal-hal yang indah atau positif, sehingga kreativitas kita selalu terpancing.
7. Manfaatkan limbah untuk dijadikan produk yang bernilai tinggi. (f)

Bookmark and Share
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda
Bookmark and Share



Login  

Email
Password
1  2  3  4  


Acara &  
Agenda  

WanWir Masterclass: Marketing Your Culinary Product
Pelaku wirausaha bidang kuliner, perlu ikut workshop ini!
Wanwir Masterclass: Fashion Trend Forecast
Khusus untuk wanwir di bidang fashion, beauty, dan craft!
Femina Award 2014
Beragam produk unggulan wanita wirausaha di pameran Inacraft pilihan tim editor Femina.
Business Trip Surabaya
Khusus para wanita wirausaha! Sharing ilmu bisnis dengan pemilik usaha sukses dan factory visit.