Kisah Sukses

Linda Winarko Alexander, Berjaya di Negeri Paman Sam

Setelah menyelesaikan kuliah bisnis administrasi di Clayton Junior College, Morrow- Georgia, dan bekerja di beberapa perusahaan, Linda Winarko Alexander memutuskan untuk bekerja dari rumah. Pada November 1995, dengan modal sekitar  20.000 dolar AS (Rp200 juta), ia memilih membuka agen perjalanan di kediamannya, Atlanta, Georgia, Amerika Serikat (AS). Modal itu ia gunakan untuk membeli lisensi bisnis travel, mencari sponsor untuk mendapatkan airlines system, serta membeli perlengkapan kantor seperti komputer, printer, mesin faks, dan telepon. 

Linda mengaku, hasil usaha yang ia namai Alexander Travel Service ini baru benar-benar tampak di tahun kedua. “Saya harus bersaing dengan perusahaan besar yang sudah lama bergerak sebagai agen perjalanan. Tapi, saya yakin usaha saya akan berhasil meskipun dalam skala kecil,” kata Linda yang mengandalkan pelayanan personal yang cepat dengan harga terjangkau. 

Di tahun pertama, ia memulai promosi dengan membagikan business card dan selebaran kepada sebanyak mungkin kenalan. Konsumen yang sudah mencoba dan puas dengan pelayanannya, merekomendasikan Alexander Travel Service kepada teman-temannya. Setelah 2 tahun berjalan hingga kini, Linda mengaku usahanya beromzet rata-rata antara 240.000 dolar AS (Rp2,4 miliar) hingga 1.350.000 dolar AS (Rp13,5 miliar) per tahun, dengan perkiraan harga per tiket antara 1000 dolar AS (Rp10 juta) hingga 1500 dolar AS (Rp15 juta).

Agen perjalanan Linda menyediakan tiket pesawat internasional maupun domestik yang dibeli di AS, dengan keberangkatan dimulai dari Asia. Misalnya, berangkat dari Indonesia ke AS, lalu kembali ke Indonesia lagi. Ditawarkan juga prepaid ticket, yang pembayarannya bisa dilakukan melalui setor tunai di Indonesia, atau bisa juga dibayar di AS. Selain penyediaan tiket, bekerja sama dengan pihak penyelenggara tur, ibu dua anak itu juga menawarkan paket tur ke pantai-pantai di AS, salah satunya Hawaii. 

Konsumen Linda 70% adalah orang Indonesia, sisanya 15% adalah etnis Asia lainnya, dan 15% lain adalah orang Amerika. Untuk Indonesia, dengan kota Jakarta, Denpasar, Surabaya, Manado, Medan dan Solo adalah kota yang paling sering dituju, dengan maskapai penerbangan Korean dan Singapore Airlines. Biasanya, tiket murah banyak diburu sekitar akhir Mei hingga akhir Juli, dan sepanjang Desember. 

Mengandalkan jual beli secara online, membuat Linda tak terhindar dari kejadian tidak menyenangkan. Suatu kali, ada seorang pembeli tiket yang membatalkan perjalanannya, tapi tidak mau membayar penalti. Hal ini membuat pihak maskapai penerbangan sendiri harus ikut turun tangan. 

Di kesempatan lain, seorang pelanggan menghilang sebelum cicilan tiket yang ia beli dengan kartu kredit dilunasi. Setelah kejadian itu, Linda tidak lagi menerima pembayaran dengan kartu kredit untuk tiket sekali jalan. 

Di awal usaha, suami, James Alexander, kurang mendukung keputusan Linda untuk membuka usaha agen perjalanan yang ia tangani sendiri itu. “Bekerja di rumah memang membuat saya lebih fleksibel membagi waktu. Namun, waktu kerja menjadi 24 jam. Lebih sibuk daripada bekerja di kantor,” ungkapnya. Sehari-hari, ia memang tidak dibantu siapa pun dalam menjalankan usahanya. Hanya, di akhir tahun, seorang akuntan membantunya mengerjakan penghitungan pajak yang harus dibayar. 

“Karena waktu dan tenaga saya banyak tersita untuk mengurus usaha, mau tak mau, suami saya jadi harus lebih banyak membantu menyelesaikan pekerjaan rumah,” katanya. Namun, setelah 4 tahun berjalan, dukungan penuh datang setelah James pensiun dini. Sang suami menjadi lebih bebas untuk turun tangan membantu, termasuk memasak untuk keluarga. 

LUCIA PRIANDARINI, REYNETTE FAUSTO

FOTO: DOK. PRIBADI



Bookmark and Share
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda
Bookmark and Share



Login  

Email
Password
1  2  3  4  


Acara &  
Agenda  

Business Trip Surabaya
Khusus para wanita wirausaha! Sharing ilmu bisnis dengan pemilik usaha sukses dan factory visit.
Booth Festival Wanita Wirausaha 2013
80 Booth dari Wanita Wirausaha terpilih ada di Festival Wanita Wirausaha 2013!
Festival Wanita Wirausaha 2013
Perkaya wawasan wirausaha Anda lewat kelas-kelas inspiratif yang ada di Festival Wanwir 2013!